5 Kegunaan Energi Surya Sehari-hari

ā€œMemanfaatkan energi surya hanya bisa dengan menginstalĀ solar systemĀ di atap rumah.ā€

Jika Anda masih percaya akan hal ini, Anda perlu membaca uraian di bawah ini. Faktanya, energi surya yang terbarukan ada untuk kita manfaatkan dengan atau tanpa kehadiran panel surya di properti Anda. Lalu apa saja manfaat energi surya yang bisa kita rasakan sehari-hari?

Memasok listrik di rumah

Ya, untuk kebutuhan yang satu ini, kita perlu memasangĀ solar systemĀ di rumah dapat membantu menghemat biaya listrik dalam jumlah yang cukup signifikan. Ā Sistem ini menangkap cahaya matahari dan mengubahnya menjadi aliran listrik di siang hari saat paparan matahari berlimpah. Dengan listrik yang dihasilkan ini, Anda dapat menghidupkan berbagai perlengkapan rumah tangga, seperti lampu, AC, kipas angin, peralatan dapur sepertiĀ rice cookerĀ danĀ microwave, komputer, dan sebagainya.

Sebagai alat pemanas

Dalam rumah tangga, cahaya matahari kerap kali digunakan sebagai alat pemanas air menggunakan alat yang dikenal dengan sebutanĀ water heater. Namun cara bekerjanya berbeda denganĀ solar systemĀ yang menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi aliran listrik.Ā Water heaterĀ langsung memanfaatkan cahaya matahari dan mengalirkan panasnya untuk meningkatkan temperatur air.

KomponenĀ water heaterĀ mencakup tangki penyimpanan air yang sudah dipanaskan dari bagian kolektor penyerap panas sebelum dialirkan sesuai kebutuhan.

Mengaktifkan penerangan di dalam dan luar rumah

Salah satu penggunaan energi surya yang paling umum adalah untuk kebutuhan penerangan, baik di dalam maupun luar rumah. Bagaimana cara kerjanya?

Untuk lampu solarĀ indoor, sebuah panel surya kecil dihubungkan dengan lampu LED yang memiliki tempat penyimpanan daya baterai terintegrasi. Untuk menggunakan lampu solarnya, panel surya diletakkan di luar atau di samping jendela agar bisa menyerap cahaya matahari yang kemudian mengubah daya dan mengalirkannya ke dalam tempat penyimpanan baterai lampu LED.

Ā (Sumber foto: wikipedia.org)

Adapun cara bekerja lampu solarĀ outdoorĀ yang biasa digunakan untuk penerangan di taman tidak jauh berbeda. Komponen lampu solarĀ outdoorĀ terdiri dari lampu LED, panel surya, baterai,Ā charge controller, danĀ inverter. Karena letaknya memang di luar, panel surya biasanya terintegrasi dengan badan lampunya. Panel surya menyerap sinar matahari di siang hari dan mengubahnya menjadi daya, menyimpannya pada baterai untuk lalu disalurkan untuk menyalakan lampu LED bahkan di saat malam.

Sebagai perangkatĀ charger

Jika Anda sering merasa butuh mengisi ulang baterai telepon Anda, mungkinĀ solar chargerĀ bisa menjadi opsiĀ chargerĀ pilihan yang lebih ramah lingkungan.Ā Solar chargerĀ khususnya bisa dimanfaatkan saat Anda tidak ada akses ke sambungan listrik biasa, misalnya di daerah terpencil saat saklar listrik sulit ditemukan.

Cara bekerjaĀ solar chargerĀ mirip denganĀ power bankĀ yang biasa Anda kenal. Namun jikaĀ power bankĀ mengisi daya dengan sambungan langsung ke listrik melalui stopkontak,Ā solar chargerĀ mengumpulkan daya dengan menggunakan modal surya. Ya, panel surya portabel dibawa ke area luar di bawah cahaya matahari. Sinar matahari yang terserap lalu berubah menjadi daya listrik yang kemudian disambungkan dan disimpan di dalam kotak baterai khusus. Setelah daya yang terkumpul cukup, Anda bisa menyambungkan perangkat Anda dengan kotak baterai tersebut untuk mengisi ulang baterai perangkat Anda.

Sebagai alat memasak

Sekarang ini ada banyak peralatan masak dengan memanfaatkan energi surya, termasukĀ solar cooker, yaitu perangkat masak yang menggunakan. cahaya matahari langsung untuk memanaskan, memasak, dan mensterilkan (pasteurisasi) bahan makanan dan minuman.

(Sumber foto: us.idcook.com)

Ya, jika hari sedang cerah dan temperatur tinggi, Anda bisa memasak di area luar tanpa perlu bantuan listrik atau gas dengan menggunakanĀ solar cooker.Ā Bagaimana cara bekerjanya?Ā Solar cookerĀ menyerap cahaya UV matahari, lalu mengubahnya menjadi sinar infrared. Radiasi infrared membawa energi untuk memanaskan air, lemak, dan molekul protein pada makanan. Setelah panci ditutup, energi panas dari radiasi infrared otomatis tertahan dan diserap oleh panci dan bahan makanan.